Monthly Archives: April 2011

Budak Ahli Nahwu

Dikisahkan bahwa ada seorang laki-laki hendak menemui Sibawaih bermaksud ingin menandinginya dalam ilmu Nahwu. Ternyata Sibawaih sedang tidak berada di rumah. Lalu budak perempuan Sibawaih keluar menemui lelaki tersebut. Kemudian ia berkata kepada budak itu, “Di mana tuanmu, wahai budak?” Budak perempuan itu pun menjawab:

فاء إلى الفيء فإن فاء الفيء فاء

“(Tuan) pergi ke suatu tempat (berteduh), jika bayangan sudah pergi (maksudnya jika matahari berada di atas kepala -pen) maka dia (akan) kembali.”

Mendengar tuturan seperti itu, lelaki itu pun berkata:

والله إن كانت هذه الجارية فماذا يكون سيدها

“Demi Allah, jika budaknya saja begini, bagaimana pula dengan tuannya?!”

Lalu dia pun Read the rest of this entry

Iklan
%d blogger menyukai ini: