Monthly Archives: Januari 2013

2013 Universitas Indonesia Gratis Uang Pangkal

Image

Untuk adik-adik yang tahun ini akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi, jangan ragu masuk UI !! Mulai 2013, S1 REGULER UI BEBAS UANG PANGKAL dan sistem pembayaran tetap menggunakan BOP-B.

Khusus untuk Program Sarjana Reguler mulai tahun 2013 Bebas Uang Pangkal. Uang pangkal dibayarkan pemerintah melalui BOPTN (Bantuan Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri). UI memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia dengan membebankan biaya operasional pendidikan Program Sarjana Reguler disesuaikan dengan kemampuan finansial orangtua/wali (BOP-Berkeadilan)

Jangan takut mengenai biaya kuliah, insyaAllah kakak-kakak senior siap membantu keringanan dan pengurusan beasiswa2 lainnya. Semangat Mengejar Cita! :)

Info ini RESMI dari UI. Silakan Unduh brosur & info lengkapnya di sini http://humas.ui.ac.id/sites/default/files/Brosur_PMB_UI2013-rev15jan.pdf

Iklan

Hati-Hati FEMINISME!

feminism symbol

Lelucon seorang calon ‘hakim agung’ di depan anggota komisi III DPR mengenai kasus kekerasan seksual yang disambut tawa dari para anggota dewan, benar2 tidak pantas dan menuai kecaman dari berbagai pihak. Amat disayangkan, seharusnya pengambil kebijakan dan penegak hukum punya perspektif yang membela korban kasus kekerasan seksual, bukan melecehkannya.

Muncul ke permukaan di media cetak dan elektronik para aktivis dan LSM ‘pejuang’ hak2 wanita yang mengajak masyarakat untuk mengecam sikap sang calon hakim, dan masyarakat mendukung dan mempromosikan LSM tersebut. Mereka berkoar tentang isu kesetaraan gender. Ya, mereka lah para aktivis FEMINISME di Indonesia.

Para aktivis feminis berkata; para korban kekerasan seksual, setelah diperkosa fisik mereka, mereka diperkosa oleh sistem hukum di Indonesia. Mulai dari sikap para penegak hukum yang tidak serius dalam menangani kasus, hingga hukuman bagi pelaku yang amat ringan (di Indonesia, hukuman maksimal untuk pelaku kekerasan seksual ialah 20 tahun penjara, namun realisasinya hanya 5thn, 2thn, dan bahkan ada yang hanya 2bulan). Para Feminis (dan kita tentunya) amat menyayangkan hal ini.

Tapi lucunya, mereka mengatakan bahwa para pelaku kekerasan seksual harus dihukum seberat mungkin, namun tidak setuju jika diberikan hukuman mati dengan dalih kebebasan HAM (entah jika mereka atau keluarga mereka yang menjadi korban, apakah akan mengatakan hal yang sama). Mereka kemudian mulai menancapkan taring mereka, mulai menuduh perda(peaturan daerah) yang ‘berbau syariat’ turut memerkosa hak wanita, semisal larangan keluar malam bagi wanita, larangan berpakaian seronok, hingga larangan duduk mengangkang. Mereka mencoba membalik logika, bahwa lelakilah yang patut disalahkan karena tidak mampu menahan nafsunya, bukan karena perempuan(yang berpakaian seronok, keluar malam,dll). Padahal merekalah yang memerkosa otak-otak mereka sendiri dengan mengeluarkan pemikiran yang menghasilkan berbagai statement yang melampaui agama.

Ketahuilah bahwa syari’at itu amat menjaga hak-hak wanita, memberikan proteksi pada mereka, dan menempatkan wanita pada fitrahnya. Karena jelas, Allah Ta’ala, rabb manusia, yang paling mengetahui yang terbaik untuk makhluknya, yang membuat batasan-batasan tersebut.

No Need Tutorial for Hijab Shar’i (2)

no need tutorial for hijab syar'i

Hijab mendekatkanmu dengan syariat | penanda Muslimah yang taat.

Hijab membuatmu menarik karena iman | bukan cantik karena badan.

Hijab bukan terletak pada harga dan gaya | melainkan terletak pada sah dan syara’.

Hijab syar’i bukan memasung kebebasan Muslimah untuk berekspresi | namun jelas membatasi kenakalan lelaki dalam berimajinasi.

Semakin sederhana hijabmu | tanda mumpuni pemahamanmu.

Selembar kain penutup kepala sampai ke dada | tanpa belitan, tanpa transparan, tanpa surban, tanpa temali | taat itu sederhana.

Karena hijab bukan pengganti riasan rambut | yang telah ditutupi lalu harus dikompensasi hiasan lainnya.

Rumit itu sulit | but simple is adorable. (Felix Siauw)

No Need Tutorial for Hijab Shar’e

hijab tutorial syar'i islami

Mbak-mbak saudari muslimah, kenapa sih suka banget pake jilbab yang modelnya aneh-aneh n nyentrik? ada yg jilbab pocong, jilbab kecekek, jilbab punuk onta, jilbab ninja, sampai jilbab dengan nama artis yg dibubuhi kata ‘style’ dibelakang nama artis tersebut. Udah gitu pakenya juga ribet lagi, sampai butuh tutorial segala. liat aja deh tuh di youtube banyak banget tutorial cara pake jilbab(sebenernya sih kerudung). Dulu memang istri-istri Rasulullah ngajarin ya cara pakai jilbab yang macem-macem? yang mereka –radhiallahu’anhunna– ajarkan itu cara berhijab dengan benar, bukan modelnya. Hijab yang syar’i itu simple, sesuai dengan fitrah wanita, jadi ga perlu diajar-ajarin lagi..

Untuk yang baru saja berhijab, saya ucapkan selamat, anda telah melakukan transaksi yang menguntungkan untuk dunia dan akhirat anda, dan saya do’akan semoga tetap istiqomah untuk senantiasa mengenakan hijabnya, tidak tergoda dengan dandanan dan style kebanyakan wanita dewasa ini yang semakin ga karuan. Tapi yang perlu ditekankan di sini, hijab itu fungsinya untuk menutupi ‘perhiasan’ anda, bukan malah dijadikan sebagai hiasan. Wajah, rambut, lekuk tubuh, sikap yang genit, dan harumnya parfum, itulah perhiasan anda. Jika dulu sebelum berhijab anda memakai gaya rambut yang menurut anda anggun dan cantik untuk tebar pesona dan menarik perhatian orang, kemudian saat berhijab anda juga melakukan hal yang sama(yaitu mengenakan hijab yang dihias-hias, baik dengan modelnya, warnanya, atau aksesorisnya). Lantas apa bedanya? itulah yang dinamakan dengan tabarruj yang dilarang dalam Islam. Dan kasihani juga kami para lelaki, yang juga berusaha menjaga agamanya, berusaha menghindari fitnah. Bantu kami dengan tidak mengumbar perhiasan anda :)

ditutup dengan ayat;

وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

“Janganlah kalian bertabarruj sebagaimana tabarruj orang-orang jahiliah yang awal.” (QS.Al-Ahzab: 33)

Ingin tahu jilbab yang ideal dan benar-benar syar’i seperti apa? cek http://www.konsultasisyariah.com/apaka-batasan-jilbab-syari/

Curhatan Rakyat Kecil soal Pemblokiran Jalan/Rel

sumber: merdeka.com

Jika awal Desember kemarin terjadi pemblokiran tol yang dilakukan oleh buruh (yang menyebabkan macet hingga 18km), baru-baru ini, paguyuban pedangang Kios stasiun KA dan mahasiswa melakukan pemblokiran rel KRL di stasiun Pocin(Pondok Cina). Pemblokiran ini merupakan puncak aksi penuntutan hak para pedagang kios stasiun yang mengalami penggusuran oleh PT.KAI

Pemblokiran jalan maupun rel, jelas merugikan orang banyak. Dan orang banyak itu termasuk orang yang diambil haknya, alias terzholimi. Dari ribuan orang yang merasa terzholimi dari aksi pemblokiran tersebut, pastinya -hampir- semua merasa kesal, ada yang kekesalannya dipendam di hati, tapi tidak sedikit yang keluar melalui lisan. Ada yang mengungkapkan kekesalan melalui celaan, ‘nyumpahin’, ataupun doa. Untuk dua terakhir ini perkara yang berat. Ingat kan hadits yang menyebutkan bahwa doa orang yang terzholimi itu mustajab/dikabulkan? Yaitu: “…dan berhati-hatilah dari doanya orang yang terzalimi; karena sesungguhnya tidak ada penghalang antara dia dengan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Untuk para buruh, bagaimana jika ada puluhan orang yang kesal dan berdoa; “biar rezekinya ga turun! Ngerepotin orang sih..” Untuk para pedagang, bagaimana jika ada puluhan orang yang berdoa; “Semoga dagangannya ga laku ..” dan untuk mahasiswa, bagaimana jika ada puluhan orang yang berdoa; “semoga di DO Read the rest of this entry

Yang Berjiwa Hanif itu…

humble heart islam cover facebook copyMereka yang berjiwa hanif itu lembut hatinya, santun perangainya, teduh tatapan matanya, bercahaya wajahnya, lembut perkataannya, dan setiap ia hadir di dekat kita, tiba-tiba mengingat Allah itu menjadi mudahnya.

Mereka yang berjiwa hanif itu ketika dinasehati tidak mencibir, ketika menasehati tidak menggurui, dan ketika diajak kepada kebaikan menyegerakan diri.

Mereka yang berjiwa hanif itu melindungi perasaan orang-orang di sekitarnya, tak ada caci, maki, apalagi fitnah yang keji yang keluar dari bibirnya.

Mereka yang berjiwa hanif itu selalu senang saat berkumpul dengan orang-orang shalih dan berilmu, gusar saat berkumpul dengan Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: