Yang Berjiwa Hanif itu…

humble heart islam cover facebook copyMereka yang berjiwa hanif itu lembut hatinya, santun perangainya, teduh tatapan matanya, bercahaya wajahnya, lembut perkataannya, dan setiap ia hadir di dekat kita, tiba-tiba mengingat Allah itu menjadi mudahnya.

Mereka yang berjiwa hanif itu ketika dinasehati tidak mencibir, ketika menasehati tidak menggurui, dan ketika diajak kepada kebaikan menyegerakan diri.

Mereka yang berjiwa hanif itu melindungi perasaan orang-orang di sekitarnya, tak ada caci, maki, apalagi fitnah yang keji yang keluar dari bibirnya.

Mereka yang berjiwa hanif itu selalu senang saat berkumpul dengan orang-orang shalih dan berilmu, gusar saat berkumpul dengan kebatilan dan majelis yang tidak mengingat Allah di dalamnya.

Mereka yang berjiwa hanif itu hatinya sangat mudah bergetar dan beresonansi dengan ayat-ayat Allah, sehingga hidayah itu masuk menyeruak begitu saja seperti seteguk air yang membasahi kerongkongan orang yang sedang berbuka.

Mereka yang berjiwa hanif itu sadar bahwa kelak perhitungan-Nya akan utuh, penuh, dan menyeluruh. Hatinya senantiasa khawatir akan setiap khilaf dan salah yang ia semai di dunia.

Mereka yang berjiwa hanif itu sadar bahwa istirahat di dunia hanyalah jenak-jenak pelepas lelah, sebentar saja, lalu segera kembali menembus belantara untuk mencari berbagai hikmah dan ridha Tuhannya. Karena kelak istirahat mereka adalah di kebun-kebun hijau yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dekat raihan buah-buahnya, serta setiap ufuk sangat indah dipandang mata.

Mereka yang berjiwa hanif itu sangat merindu dalam penantian, menanti bertatapan langsung dengan Tuhannya sebagaimana ia menatap purnama di langit dunia dahulu. Sempurna, tanpa hijab di antara keduanya.

Dan mereka yang berjiwa hanif itu adalah manusia biasa, bukan malaikat yang turun dari surga. Mereka hidup, makan, minum, bersama kita. Terkadang bahagia terkadang teraniaya. Namun, cahaya iman di hati mereka senantiasa terpancar jelas dari wajah dan akhlak mulia mereka.

Mereka ada di dunia nyata, bukan dongeng penutup malam…

 

ditulis oleh Tri Cahyo Wibowo
*diambil dari statusnya, karena super sekali, saya post disini :). Semoga bermanfaat

note:

  • al-hanif ialah orang yang berpaling dari kesyirikan menuju pada ke-tauhid-an. [Tafsir Ibnu Katsir II hal.1075]
  • Orang yang Hanif dapat juga berarti Orang yang istiqomah dan berpegang teguh pada ajaran Islam, membenarkan Allah dan mengingkari semua sesembahan selain-Nya.[Hasyiah Tsalatsatil Ushul hal.31]

About Mahdiy

Seorang penuntut ilmu kecil-kecilan.. ^^

Posted on Januari 14, 2013, in Keislaman and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: