Arsip Blog

Indonesia dan Korupsi

Bahaya-laten-KorupsiIndonesia pernah menjadi negara terkorup se Asia-pasifik. Banyak yang mengatakan ini adalah warisan dari Belanda yang menjajah Indonesia, sehingga korupsi diwariskan secara turun temurun dan akhirnya menjadi budaya. Namun tidaklah penting darimana budaya itu berasal, yang terpenting ialah bagaimana cara menanggulanginya. Sebetulnya tindakan korupsi ialah implementasi seorang pejabat yang memiliki uang yang bukan menjadi haknya, implementasi dari keadaan hatinya. Orang/pejabat yang melakukan korupsi menandakan rusaknya pribadinya, rusaknya keadaan batinnya. Dalam realitasnya, memang Negara yang banyak dilakukan tindakan korupsi di dalamnya, keadaan rakyatnya tidak baik. Baik dari sisi pelayanan masyarakat, sarana prasarana, pendidikan, maupun dari etika sosialnya. Menurut saya, memang yang perlu diperbaiki adalah dari dalamnya dulu, bukan dari penampilan luar seseorang. Dan cara memperbaiki batinnya itu ialah dengan meningkatkan kualitas iman dalam dirinya, dengan lebih memperdalam ilmu Agama. Dan itulah jalan keluarnya.

Namun amat disayangkan, Departemen Agama, yang menjadi wajah pengimplementasian agama di Indonesia. Menjadi departemen terkorup di Indonesia. Hal ini terjadi bukan karena Agamanya, tapi karena orang-orang yang berada di dalamnya. Agama hanya dijadikan teori belaka. Pun pengkorupsian dana haji misalnya, itu pun yang menikmati bukan dari Departemen Agama saja, tapi sangat banyak pejabat tinggi yang menikmati dana tersebut. Ironisnya, dananya pun digunakan untuk memergikan haji atau umroh pada pejabat yang menerima dana korupsi tersebut. Bagaimana mungkin seorang mau beribadah tetapi dengan uang haram? Jika dalam beribadah, interaksi dengan Tuhannya, saja sudah berani menggunakan sesuatu yang haram. Bagaimana dengan ketika ia berinteraksi dengan sesama manusia? Tentu akan lebih banyak Read the rest of this entry

Sejenak Menengok Anak Jalanan

Iseng-iseng nemu file take home exam mata kuliah etika engineering yang saya ambil di semester 6 lalu. Sekedar potongan dari file tersebut, ada cerita mengenai proyek kelompok saya yang mengadakan sebuah kegiatan di salah satu rumah singgah di daerah Bukit Duri, jaraknya ‘setempongan’ dari SMAN 8 Jkt, bernama annur Muhiyyam. Secara harfiyah jika diterjemahkan dari bahasa Arab berarti, “kemah cahaya”. Bagus juga namanya :). Proyek tsb dikerjakan bersama kawan sekelompok saya; Havid Mt09, Rohib Mt09, Noni E09, dan Dimas Tb08. Jika ada teman-teman yang ingin melakukan kunjungan ke sana dan menghadiahkan sesuatu, saya sarankan untuk memberikan buku iqra(untuk belajar baca Qur’an), dan poster/gambar mengenai tatacara wudhu dan sholat. Itu lebih mereka butuhkan (dalam sisi keagamaan). dan sekarang ternyata pengelolanya sudah punya website lho, cekidot http://www.annurmuhiyam.com/

______________

Judul proyek etika terpuji kelompok saya ialah GEMAR SINGGAH (Gerakan Mencintai Al-Qur’an di Rumah Singgah). Untuk mengerjakan proyek ini tentunya tidak dapat dilakukan sendiri, butuh kerjasama tim. Sebelum menentukan konsep dan judul proyek ini, kelompok kami sudah bergonta-ganti rencana proyek, mulai dari Kakanda(Kantek kita indah), pelatihan membuat fried chicken, pelatihan membuat saus, dll yang akhirnya kami putuskan untuk mengadakan motivasi membaca buku sejak usia dini. Namun ternyata, proyek kami sama persis dengan proyek kelompok lain, jadi kami putuskan untuk membuat sesuatu yang beda. Maka lahirlah gagasan proyek Gemar Singgah ini. Selain bertujuan untuk mengerjakan tugas proyek etika terpuji, proyek kami ini tentunya kami anggap ladang amal yang besar. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: