Arsip Blog

Suriah Sedang Lebih Butuh Bantuan Kita

Syrian and Palestinian flagsInsyaAllah sebagian besar infaq yang kalian berikan kepada kami di palestina, akan kami teruskan untuk saudara-saudara kita di Suriah. Mereka sedang lebih besar keperluannya.” [Abu Ahmad Ziyad, Direktur as-Sarraa Foundation, Gaza]

Kalimat di atas diucapkan oleh Abu Ahmad saat menerima bantuan dana dari Sahabat Aqsha. Ada dua poin penting yang dapat kita petik dari perkataan beliau.

Pertama, kita dapat melihat rasa ukhuwah yang luar biasa dari seorang Muslim. Ia dan masyarakatnya membutuhkan dana untuk membangun kembali kotanya yang porak-poranda akibat serangan militer Zionis kemarin, tetapi lebih mengutamakan saudaranya di negeri lain yang juga sedang mengalami hal serupa. Inilah yang dinamakan i-tsarnya seorang muslim. Sebagaimana firman Allah Ta’ala;

وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌۭ

dan mereka mengutamakan (orang muslim lainnya), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukannya.”[QS.al-Hasyr:9]

Kedua, dan inilah poin utama, bahwa Suriah sedang lebih butuh bantuan kita daripada Gaza. Alhamdulillah jika respon ummat Islam terhadap derita di bumi Palestina amat baik. Sampai saat ini masih terdapat Read the rest of this entry

Do'a Untuk Gaza

Do'a Untuk Gaza

Mengapa Kita Peduli Palestina?

Karena bahwasannya setiap muslim itu bersaudara. Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara.” (QS. Al-Hujurat:10)

Kehormatan, darah &harta kaum muslimin lebih mulia dari Ka’bah.
“Namun, demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh kehormatan seorang mukmin jauh lebih besar di sisi Allah dibanding engkau(Ka’bah), baik kehormatan harta maupun darah (jiwa)nya” [HR Ibni Majah, Ash-Shahihah 3420]

Melihat derita muslimin di Palestina, terutama muslimin Ghazzah, akan semakin menambah kegalauan, kesedihan, dan kepedihan, akan musibah yang melanda muslimin di sana. Baik dengan terbunuhnya pejuang, anak-anak, dan wanita. Hancurnya bangunan, kampus, masjid-masjid, terlebih ‘dikuasainya’ masjidil Aqsha, dan pengusiran penduduk filisthin. Maka hati muslim mana yg tidak tergerak akan penderitaan saudaranya seperti ini? Jika mendengar Ka’bah akan dihancurkan, tentu seluruh kaum muslimin akan marah besar, seluruhnya akan memberikan suara, bantuan, dan tindakan apapun yg dapat mereka lakukan. Namun, mengapa masih ada diantara mereka yg tidak tergugah akan musibah saudara mereka di belahan bumi yg lain? padahal dalam hadits di atas Rasulullah mengatakan bahwa kehormatan kaum muslimin lebih tinggi dari kemuliaan bangunan Ka’bah itu sendiri. Mungkin kebanggaan sebagai seorang muslim telah hilang, atau mungkin Ukhuwah Islamiyah yg telah luntur yg tergantikan oleh fanatisme golongan dan kesukuan.

Mari kita membantu saudara-saudara kita sesuai dengan kemampuan kita, baik dalam bentuk materil ataupun moril. Mari bantu saudara kita dengan doa pada waktu-waktu mustajab, sepertiga malam terakhir. Kita bantu saudara-saudara kita dengan doa dalam sujud. Kita membantu saudara-saudara kita dengan doa saat kita berdzikir dan menghadap Allah. Semoga Allah menolong kaum muslimin yang lemah, membebaskan kaum muslimin dari cengkraman tangan-tangan zhalim, mengokohkan hati mereka dengan aqidah yang haq, serta menolong mereka terhadap musuh mereka, musuh Allah, dan musuh kaum muslimin.

dan doa ini akan senantiasa terpanjat dalam sholatku..,

اللهم انصر إخواننا المسلمين والمجاهدين في فلسطين و في كل مكان

“Ya Allah, tolonglah saudara2 kami sesama muslim dan para mujahidin di Palestina dan yang tersebar di setiap tempat”

Gencatan Senjata Dengan Israel?

Kota Ghazzah yg porak poranda, ribuan nyawa kaum mislimin melayang. Korban tidak hanya dari kalangan mujahidin filisthin, tetapi juga warga sipil, wanita dan anak-anak. Kekuatan materi, teknologi, dan militer yang tidak berimbang, akan membuat korban semakin banyak berjatuhan. Gencatan senjata ialah sebuah pilihan.

وَإِن جَنَحُوا۟ لِلسَّلْمِ فَٱجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ

“Jika mereka (orang-orang kafir) condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya (terimalah ajakan perdamaian tersebut).” (Al-Anfal: 61)

Oleh karena itu, Samahatusy Syaikh Ibnu Baz rahimahullah memfatwakan bolehnya berdamai dengan Yahudi, meskipun mereka telah merampas sebagian tanah Palestina, dalam rangka menjaga darah kaum muslimin, menjaga jiwa mereka, dengan tetap diiringi upaya mempersiapkan diri sebagai kewajiban menyiapkan kekuatan untuk berjihad. Persiapan kekuatan untuk Read the rest of this entry

Wahai Muslimun!

Masih hangat dalam ingatan bagaimana negara Yahudi membombardir saudara-saudara kita kaum muslimin di Gaza dan banyak dari mereka wanita dan anak-anak menjadi sasaran empuk berton-ton bahan peledak..

Dan dunia Islam hanya menangis…


Lebih kebelakang lagi, masih melekat di dalam ingatan. Bagaimana saudara-saudara kita di Fallujah, Irak, mendapat perlakuan yg sama dari pasukan kafir. Dengan dalih perdamaian mereka membunuh wanita-wanita tak berdaya, anak-anak kecil yang berlari dengan kaki-kaki mungilnya mencari perlindungan di balik bangunan-bangunan yang rapuh dan dengan seketika tubuh-tubuh kecil mereka pun koyak, wajah-wajah polos mereka meregang nyawa…

Dan sebelum itu ada Fallujah, perang teluk jilid II, Afghanistan, perang teluk jilid I, dan seterusnnya…

Potret ummat Islam masa depan.
“Laksana Buih Lautan”

Belum lagi peristiwa pelecehan Islam melalui kartun Nabi Saw, pelarangan jilbab di negeri-negeri kafir, penistaan Al Qur’an, dan sebagainya…

Dan pada setiap kenyataan itu ternyata kita hanya bisa teriak, menghujat dan yang beraksi pun, itu hanya sebatas simbol penolakan seperti demonstrasi, boikot, aksi solidaritas, dan seterusnnya…

Wahai ummat Islam! tidak sadarkah kita kehinaan dan penindasan mereka Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: